Survei Lapangan di Desa Jirak Untuk Pemasangan Sambungan Rumah Warga

Jirak, Pugaan – PT Air Minum Tabalong Bersinar (PT AMTB) melaksanakan survei lapangan di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, pada Senin (15/9/2025) sebagai bagian dari kajian awal untuk rencana pemasangan aliran distribusi air melalui Sambungan Rumah (SR) bagi warga setempat. Survei ini merupakan tindak lanjut dari permohonan warga Desa Jirak yang telah disampaikan melalui Kepala Desa dikarenakan distribusi air yang ada sebelumnya sudah cukup lama tidak mengalir. Kepala Desa kemudian secara aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan PT AMTB. Harapannya, warga dapat segera menikmati layanan air bersih yang layak dan merata. Dengan dipimpin oleh Manajer Penelitian & Pengembangan, Bapak Anshari Fachmy, SE dan didampingi langsung oleh Komisaris PT AMTB, Bapak Drs. Rosdian Noor, M.AP, survei ini dirasa penting untuk memastikan kelayakan teknis dan kesiapan wilayah, agar distribusi air nantinya dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat secara merata. Tim dari PT AMTB dalam survei tersebut juga didampingi langsung oleh Kepala Desa Jirak beserta perangkat desa lainnya, yang turut menunjukkan titik-titik fasilitas pendistribusian air yang sudah tersedia sebelumnya. Manajer Penelitian dan Pengembangan PT AMTB kemudian menjelaskan bahwa desa Jirak memiliki potensi cukup besar untuk layanan air bersih. “Pipa kita memang melewati Desa Jirak sampai dengan simpang tiga Madang, yang mana ada potensi sekitar 205 pelanggan yang bisa kita layani kebutuhan airnya,” ujarnya. “Terakhir, kita juga sudah berinteraksi dengan Pak Bayu dari Dinas PU, bahwa jaringan air yang ada saat ini status asetnya masih milik pemda, dan nantinya akan diserahkan oleh pemda ke PT AMTB dalam bentuk penyertaan modal. Saat ini juga sudah kami lakukan analisa, yang mana dapat disebutkan bahwa tekanan serta kondisi hidrolik dinilai mencukupi untuk melayani wilayah tersebut.” Hasil dari survei ini akan menjadi dasar dalam perencanaan teknis dan administrasi lebih lanjut oleh PT AMTB, sebelum dilakukan tahapan realisasi pemasangan jaringan distribusi air SR di Desa Jirak.
Kerja Bakti di Halaman Kantor : Wujud Solidaritas Karyawan Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja

Tanjung – PT Air Minum Tabalong Bersinar (PT AMTB) menggelar kegiatan kerja bakti yang berlangsung pada Jum’at (12/9/2025) di halaman kantor pusat, dengan fokus utama pembersihan area di depan gerbang perusahaan. Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kerja, terutama karena rumput di area gerbang telah tumbuh cukup tinggi dan mulai mengganggu pemandangan. Dengan berbekal salah satu motto perusahaan, yaitu “Solid”, seluruh karyawan menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Mereka bahu membahu memotong rumput, menyapu halaman, serta merapikan area sekitar gerbang yang menjadi wajah pertama perusahaan. “Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tapi juga mempererat kerja sama antar karyawan. Kita ingin menjaga tempat kerja tetap nyaman dan mencerminkan nilai-nilai perusahaan,” ujar salah satu perwakilan manajemen PT AMTB. Antusiasme tampak jelas dari partisipasi aktif seluruh bagian, mulai dari staf hingga manajemen. Kegiatan kerja bakti ini direncanakan akan menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan kerja sekaligus memperkuat solidaritas antar karyawan. PT AMTB percaya bahwa lingkungan kerja yang bersih dan nyaman turut mendorong produktivitas dan semangat kerja karyawan. Dengan semangat “solid”, perusahaan terus berkomitmen menciptakan tempat kerja yang sehat dan harmonis.
PT AMTB Lakukan Survei Pemasangan Pipa Crossing di Ruas Jalan Mangkusip

Tanjung – PT Air Minum Tabalong Bersinar (PT AMTB) melaksanakan survei lapangan pada salah satu ruas jalan di kawasan Mangkusip pada Kamis (11/9/2025) sebagai persiapan pemasangan pipa crossing. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi air di masa mendatang tanpa terganggu oleh aktivitas perbaikan jalan. Pemasangan ini direncanakan karena kondisi tanah yang tergerus dan longsor menyebabkan pipa lama sangat ter-ekspos, sehingga rawan rusak. Sistem crossing akan membuat pipa tertanam lebih dalam agar jaringan distribusi air tidak perlu dibongkar jika di kemudian hari terdapat pekerjaan konstruksi atau perbaikan jalan. Dengan sistem crossing, pipa utama akan berada di bawah jalan tanpa harus mengikuti jalur badan jalan secara langsung, sehingga lebih terlindungi dari potensi kerusakan. Survei ini turut melibatkan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU), yang nantinya juga akan bekerja sama dalam proses pemasangan pipa crossing tersebut. Kolaborasi antara PT AMTB dan Dinas PU diharapkan dapat mempercepat proses pelaksanaan serta menjamin kualitas teknis dari instalasi pipa yang akan dilakukan. “Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk menjaga keberlangsungan layanan air bersih kepada masyarakat, sekaligus mengantisipasi kegiatan pembangunan di masa depan,” ujar salah satu perwakilan dari PT AMTB yang turut hadir dalam survei. Hasil survei akan menjadi dasar dalam perencanaan teknis dan jadwal pelaksanaan pekerjaan, yang direncanakan dalam waktu dekat setelah seluruh persiapan teknis dan administratif selesai.